Thanks For your Donation

Terimakasih atas donasi anda

give more to me

Pustaka yang melimpah

anda akan melihat berbagai pustaka dari perjalanan hidup saya, mulai dari pengalaman pendidikan, pekerjaan, pribadi dan berbagai hal terkait dengan kehidupan saya.

Akses informasi STC Sharing Dimaanapun

Situs STC-Sharing di desain sangat responsive sehingga tidak membuat anda jenuh menunggu bahkan dengan jaringan internet yang lambat

Jalin Komunikasi dengan mudah

tidak perlu menunggu lama untuk berkomunikasi dengan admin, silahkan tinggalkan komentar, admin akan segera membalas secara langsung

Monday, 21 May 2018

JENIS-JENIS BOILER (MESIN KETEL UAP)

Klasifikasi Boiler

Boiler atau ketel uap merupakan suatu pesawat konversi energi yang mengkonversikan energi kimia dari bahan bakar menjadi energi panas. Energi panas ini akan dimanfaatkan untuk proses pendidihan (boiling) air menjadi uap air. Uap air yang terbentuk masih bersifat jenuh sehingga perlu ada pemanasan lanjut untuk menghasilkan uap superpanas yang akan mempunyai sifat-sifat seperti gas sempurna. Uap superpanas tersebut digunakan untuk menggerakkan sudu-sudu turbin uap sebagai penggerak mula (prime mover) (Muin, 1988).
1. Berdasarkan pemakaiannya, ketel dapat diklasifikasikan menjadi:
a. Ketel stasioner (stasionary boiler) atau ketel tetap
Yang termasuk dalam ketel ini adalah ketel-ketel yang didudukkan di atas fondasi yang tetap, seperti boiler untuk pembangkit tenaga, untuk industri dan lain-lain.
b.Ketel mobil (mobile boiler) ketel pindah
Ketel ini merupakan jenis ketel yang dipasang pada pondasi yang berpindah-pindah (mobile), seperti boiler lokomotif, loko mobil dan ketel panjang serta yang lain termasuk ketel kapal (marine boiler).
2. Berdasarkan letak dapur (furnace position), diklasifikasikan menjadi:
a. Ketel dengan sistem pembakaran di dalam (internal fire steam boiler), dalam hal ini dapur berada pada bagian dalam ketel. Kebanyakan digunakan dalam ketel pipa api.
b. Ketel dengan system pembakaran di luar (outernally fire steam boiler), dalam hal ini dapur berada di luar ketel dan sering digunakan pada ketel pipa air.
3. Menurut jumlah lorong (boiler tube), dapat diklasifikasikan menjadi:
a. Ketel dengan lorong tunggal (single tube steam boiler).
Pada jenis ini hanya terdapat satu lubang saja, apakah itu merupakan lubang api maupun lubang air.
b. Ketel dengan lorong ganda (multy tube steam boiler)
Contoh dari ketel ini adalah ketel scotch dan multi water tube boiler (ketel B dan W)
4. tergantung pada poros tutup drum (shell), ketel ini diklaisfikasikan:
a. Ketel tegak (vertical steam boiler), seperti ketel cochcram, ketel Clarkson dan sebagainya.
b. Ketel mendatar (horizontal steam boiler), seperti ketel Cornish, Lancashire, scoth dan lain sebagainya.
5. Menurut bentuk dan letak pipa, diklasifikasikan menjadi:
a. Ketel dengan pipa lurus, bengkok, dan lekuk-lekuk (straight, bent, and sinous tubuler heating)
b. Ketel dengan pipa miring-datar dan miring-tegak (horizontal, incliened or vertical tubeler heating surface)
6. Menurut sistem peredaran air ketel (water circulation), dibedakan menjadi:
a. Ketel dengan peredaran alami (natural circulation steam boiler)
Pada ketel ini, peredaran air dalam ketel terjadi secara alami, yaitu air yang ringan naik sedang air yang berat turun sehingga terjadi aliran konveksi alami. Ketel yang beroperasi secara aliran alami adalah ketel lanchasire, babcock dan Wilcox, dan lain-lain.
b. Ketel dengan peredaran paksa (force circulation steam boiler).
Pada ketel dengan aliran paksa, aliran paksa diperoleh dari sebuah pompa centrifugal yang digerakkan dengan elektrik motor. Ketel aliran paksa dipakai pada ketel-ketel yang bertekanan tinggi seperti La-Mont Boiler, Benson Boiler, Luffer Boiler, dan Velcan Boiler.
7. Tergantung dari sumber panasnya (heat surface) untuk pembuatan uap, ketel jenis ini dapat diklasifikasikan menjadi:
a. Ketel uap dengan bahan bakar alami
b. Ketel uap dengan bahan bakar buatan
c. Ketel uap dengan dapur listrik
d. Ketel uap dengan energi nuklir
8. Berdasarkan fluida yang mengalir dalam pipa, maka ketel dapat diklasifikasikan sebagai berikut ( United Nations Environment Programme, 2006)

1. Fire Tube Boiler
Pada fire tube boiler, gas panas melewati pipa-pipa dan air umpan boiler ada didalam shell untuk dirubah menjadi steam. Fire tube boilers biasanya digunakan untuk kapasitas steam yang relatif kecil dengan tekanan steam rendah sampai sedang. Sebagai pedoman fire tube boilers mampu menghasilkan uap sebesar 12.000 kg/jam dengan tekanan sampai 18 kg/cm2. Fire tube boilers dapat menggunakan bahan bakar minyak bakar, gas atau bahan bakar padat dalam operasinya.

2. Water Tube Boiler
Boiler ini dipilih jika kebutuhan steam dan tekanan steam sangat tinggi seperti pada kasus boiler untuk pembangkit tenaga. Water tube boiler yang sangat modern dirancang dengan kapasitas steam antara 4.500 – 12.000 kg/jam, dengan tekanan sangat tinggi. Karakteristik water tube boilers sebagai berikut:
Forced, induced dan balanced draft membantu untuk meningkatkan efisiensi pembakaran
Kurang toleran terhadap kualitas air yang dihasilkan dari plant pengolahan air.
Memungkinkan untuk tingkat efisiensi panas yang lebih tinggi.
3. Paket Boiler
Disebut boiler paket sebab sudah tersedia sebagai paket yang lengkap. Ciri-ciri dari packaged boilers adalah:
Kecilnya ruang pembakaran dan tingginya panas yang dilepas menghasilkan penguapan yang lebih cepat.
Banyaknya jumlah pipa yang berdiameter kecil membuatnya memiliki perpindahan panas konvektif yang baik.

4. Boiler Pembakaran dengan Fluidized Bed (CFB)

Pembakaran dengan fluidized bed (CFB) muncul sebagai alternatif yang memungkinkan dan memiliki kelebihan yang cukup berarti dibanding sistim pembakaran yang konvensional dan memberikan banyak keuntungan – rancangan boiler yang kompak, fleksibel terhadap bahan bakar, efisiensi pembakaran yang tinggi dan berkurangnya emisi polutan yang merugikan seperti SOx dan NOx. Bahan bakar yang dapat dibakar dalam boiler ini adalah batubara, sekam padi, bagas & limbah pertanian lainnya. Boiler fluidized bed memiliki kisaran kapasitas bahan bakar yang digunakan antara 0.5 T/jam sampai lebih dari 100 T/jam.
5. Atmospheric Fluidized Bed Combustion (AFBC) Boiler
Kebanyakan boiler yang beroperasi untuk jenis ini adalah Atmospheric Fluidized Bed Combustion (AFBC) Boiler. Alat ini hanya berupa shell boiler konvensional biasa yang ditambah dengan sebuah fluidized bed combustor.
6. Pressurized Fluidized Bed Combustion (PFBC) Boiler
Pada tipe Pressurized Fluidized bed Combustion (PFBC), sebuah kompresor memasok udara Forced Draft (FD), dan pembakarnya merupakan tangki bertekanan. Sistim PFBC dapat digunakan untuk pembangkitan kogenerasi (steam dan listrik) atau pembangkit tenaga dengan siklus gabungan/ combined cycle. Operasi combined cycle (turbin gas & turbin uap) meningkatkan efisiensi konversi keseluruhan sebesar 5 hingga 8 persen.
7. Atmospheric Circulating Fluidized Bed Combustion Boilers (CFBC)
Boiler CFBC pada umumnya lebih ekonomis daripada boiler AFBC, untuk penerapannya di industri memerlukan lebih dari 75 – 100 T/jam steam. Untuk unit yang besar, semakin tinggi karakteristik tungku boiler CFBC akan memberikan penggunaan ruang yang semakin baik, partikel bahan bakar lebih besar, waktu tinggal bahan penyerap untuk pembakaran yang efisien dan penangkapan SO2 yang semakin besar pula, dan semakin mudah penerapan teknik pembakaran untuk pengendalian NOx daripada pembangkit steam AFBC.
8. Stoker Fired Boilers
Diklasifikasikan menurut metode pengumpanan bahan bakar ke tungku dan oleh jenis grate nya. Klasifikasi utamanya adalah spreader stoker dan chain-gate atau traveling -gate stoker.

KLASIFIKASI BOILER

Klasifikasi Boiler

1. Pendahuluan

Boiler merupakan bejana tertutup dimana panas pembakaran dialirkan ke air sampai terbentuk air panas atau steam berupa energi kerja. Air adalah media yang berguna dan murah untuk mengalirkan panas ke suatu proses. Air panas atau steam pada tekanan dan suhu tertentu mempunyai nilai energi yang kemudian digunakan untuk mengalirkan panas dalam bentuk energi kalor ke suatu proses. Jika air didihkan sampai menjadisteam, maka volumenya akan meningkat sekitar 1600 kali, menghasilkan tenaga yang menyerupai bubuk mesiu yang mudah meledak, sehingga sistem boiler merupakan peralatan yang harus dikelola dan dijaga dengan sangat baik.

1.1. Proses Kerja Boiler

Energi kalor yang dibangkitkan dalam sistem boiler memiliki nilai tekanan, temperatur, dan laju aliran yang menentukan pemanfaatan steam yang akan digunakan. Berdasarkan ketiga hal tersebut sistem boiler mengenal keadaan tekanan-temperatur rendah (low pressure/LP), dan tekanan-temperatur tinggi (high pressure/HP), dengan perbedaan itu pemanfaatansteam yang keluar dari sistem boiler dimanfaatkan dalam suatu proses untuk memanasakan cairan dan menjalankan suatu mesin (commercial and industrial boilers), atau membangkitkan energi listrik dengan merubah energi kalor menjadi energi mekanik kemudian memutar generator sehingga menghasilkan energi listrik (power boilers). Namun, ada juga yang menggabungkan kedua sistem boiler tersebut, yang memanfaatkan tekanan-temperatur tinggi untuk membangkitkan energi listrik, kemudian sisa steam dari turbin dengan keadaan tekanan-temperatur rendah dapat dimanfaatkan ke dalam proses industri dengan bantuan heat recovery boiler.

Sistem boiler terdiri dari sistem air umpan, sistem steam, dan sistem bahan bakar. Sistem air umpan menyediakan air untuk boiler secara otomatis sesuai dengan kebutuhan steam. Berbagai kran disediakan untuk keperluan perawatan dan perbaikan dari sistem air umpan, penanganan air umpan diperlukan sebagai bentuk pemeliharaan untuk mencegah terjadi kerusakan dari sistem steam. Sistem steam mengumpulkan dan mengontrol produksi steam dalam boiler. Steam dialirkan melalui sistem pemipaan ke titik pengguna. Pada keseluruhan sistem, tekanan steam diatur menggunakan kran dan dipantau dengan alat pemantau tekanan. Sistem bahan bakar adalah semua perlatan yang digunakan untuk menyediakan bahan bakar untuk menghasilkan panas yang dibutuhkan. Peralatan yang diperlukan pada sistem bahan bakar tergantung pada jenis bahan bakar yang digunakan pada sistem.

Sebelum menjelaskan keanekaragaman boiler, perlu diketahui komponen dari boiler yang mendukung teciptanya steam, berikut komponen-komponen boiler:

-     Furnace

Komponen ini merupakan tempat pembakaran bahan bakar. Beberapa bagian dari furnace diantaranya : refractory, ruang perapian, burner, exhaust for flue gas, charge and discharge door.

-      Steam Drum

Komponen ini merupakan tempat penampungan air panas dan pembangkitan steam. Steam masih bersifat jenuh (saturated steam).

-       Superheater

Komponen ini merupakan tempat pengeringan steam dan siap dikirim melalui main steam pipe dan siap untuk menggerakkan turbin uap atau menjalankan proses industri.

-      Air Heater

Komponen ini merupakan ruangan pemanas yang digunakan untuk memanaskan udara luar yang diserap untuk meminimalisasi udara yang lembab yang akan masuk ke dalam tungku pembakaran.

-      Economizer

Komponen ini merupakan ruangan pemanas yang digunakan untuk memanaskan air dari air yang terkondensasi dari sistem sebelumnya  maupun air umpan baru.

-      Safety valve

Komponen ini merupakan saluran buang steam jika terjadi keadaan dimana tekanan steam melebihi kemampuan boiler menahan tekanan steam.

-      Blowdown valve

Komponen ini merupakan saluran yang berfungsi membuang endapan yang berada di dalam pipa steam.

1.2. Klasifikasi Boiler

Setelah mengetahui proses singkat, sistem boiler, dan komponen pembentuk sistem boiler, perlu diketahui keanekaragaman boiler. Berbagai bentuk boiler telah berkembang mengikuti kemajuan teknologi dan evaluasi dari produk-produk boiler sebelumnya yang dipengaruhi oleh gas buang boiler yang mempengaruhi lingkungan dan produk steam seperti apa yang akan dihasilkan. Berikut klasifikasi boiler yang telah dikembangkan:

1.2.1.      Berdasarkan tipe pipa :

-      Fire Tube

Tipe boiler pipa api memiliki karakteristik : menghasilkan kapasitas dan tekanan steam yang rendah.

Cara kerja : proses pengapian terjadi didalam pipa, kemudian panas yang dihasilkan dihantarkan langsung kedalam boiler yang berisi air. Besar dan konstruksi boiler mempengaruhi kapasitas dan tekanan yang dihasilkan boiler tersebut.

-      Water Tube

Tipe boiler pipa air memiliki karakteristik : menghasilkan kapasitas dan tekanan steam yang tinggi.

Cara Kerja : proses pengapian terjadi diluar pipa, kemudian panas yang dihasilkan memanaskan pipa yang berisi air dan sebelumnya air tersebut dikondisikan terlebih dahulu melalui economizer, kemudian steam yang dihasilkan terlebih dahulu dikumpulkan di dalam sebuah steam-drum. Sampai tekanan dan temperatur sesuai, melalui tahap secondary superheater dan  primary superheater baru steam dilepaskan ke pipa utama distribusi. Didalam pipa air, air yang mengalir harus dikondisikan terhadap mineral atau kandungan lainnya yang larut di dalam air tesebut. Hal ini merupakan faktor utama yang harus diperhatikan terhadap tipe ini.

Tabel 1.1. Keuntungan dan kerugian boiler berdasarkan tipe pipa.

No.

Tipe Boiler

Keuntungan

Kerugian

1

Fire Tube

Proses pemasangan mudah dan cepat, Tidak membutuhkan settingkhusus

Tekanan operasi steamterbatas untuk tekanan rendah 18 bar

Investasi awal boiler ini murah

Kapasitas steam relatif kecil (13.5 TPH) jika diabndingkan dengan water tube

Bentuknya lebihcompact dan portable

Tempat pembakarannya sulit dijangkau untuk dibersihkan, diperbaiki, dan diperiksa kondisinya.

Tidak membutuhkan area yang besar untuk 1 HP boiler

Nilai effisiensinya rendah, karena banyak energi kalor yang terbuang langsung menuju stack

2

Water Tube

Kapasitas steam besar sampai 450 TPH

Proses konstruksi lebih detail

Tekanan operasi mencapai 100 bar

Investasi awal relatif lebih mahal

Nilai effisiensinya relatif lebih tinggi dari fire tube boiler

Penanganan air yang masuk ke dalam boiler perlu dijaga, karena lebih sensitif untuk sistem ini, perlu komponen pendukung untuk hal ini

Tungku mudah dijangkau untuk melakukan pemeriksaan, pembersihan, dan perbaikan.

Karena mampu menghasilkan kapasitas dan tekanan steam yang lebih besar, maka konstruksinya dibutuhkan area yang luas

1.2.2.      Berdasarkan bahan bakar yang digunakan :

-      Solid Fuel

Tipe boiler bahan bakar padat memiliki karakteristik : harga bahan baku pembakaran relatif lebih murah dibandingkan dengan boiler yang menggunakan bahan bakar cair dan listrik. Nilai effisiensi dari tipe ini lebih baik jika dibandingkan dengan boiler tipe listrik.

Cara kerja : pemanasan yang terjadi akibat pembakaran antara percampuran bahan bakar padat (batu bara, baggase, rejected product, sampah kota, kayu) dengan oksigen dan sumber panas.

-      Oil Fuel

Tipe boiler bahan bakar cair memiliki karakteristik : harga bahan baku pembakaran paling mahal dibandingkan dengan semua tipe. Nilai effisiensi dari tipe ini lebih baik jika dbandingkan dengan boiler bahan bakar padat dan listrik.

Cara kerja : pemanasan yang terjadi akibat pembakaran antara percampuran bahan bakar cair (solar, IDO, residu, kerosin) dengan oksigen dan sumber panas.

-      Gaseous Fuel

Tipe boiler bahan bakar gas memiliki karakteristik : harga bahan baku pembakaran paling murah dibandingkan dengan semua tipe boiler. Nilai effisiensi dari tipe ini lebih baik jika dibandingkan dengan semua tipe boiler berdasarkan bahan bakar.

Cara kerja : pembakaran yang terjadi akibat percampuran bahan bakar gas (LNG) dengan oksigen dan sumber panas.

-      Electric

Tipe boiler listrik memiliki karakteristik : harga bahan baku pemanasan relatif lebih murah dibandingkan dengan boiler yang menggunakan bahan bakar cair. Nilai effisiensi dari tipe ini paling rendah jika dbandingkan dengan semua tipe boiler berdasarkan bahan bakarnya.

Cara kerja : pemanasan yang terjadi akibat sumber listrik yang menyuplai sumber panas.

Tabel 1.2. Keuntungan dan kerugian boiler berdasarkan bahan bakar.

No.

Tipe Boiler

Keuntungan

Kerugian

1

Solid Fuel

Bahan baku mudah didapatkan.

Sisa pembakaran sulit dibersihkan

Murah konstruksinya.

Sulit mendapatkan bahan baku yang baik.

2

Oil Fuel

Sisa pembakaran tidak banyak dan lebih mudah dibersihkan.

Harga bahan baku paling mahal.

Bahan bakunya mudah didapatkan.

Mahal konstruksinya.

3

Gaseous Fuel

Harga bahan bakar paling murah.

Mahal konstruksinya.

Paling baik nilai effisiensinya.

Sulit didapatkan bahan bakunya, harus ada jalur distribusi.

4

Electric

Paling mudah perawatannya.

Paling buruk nilai effisiensinya.

Mudah konstruksinya dan mudah didapatkan sumbernya.

Temperatur pembakaran paling rendah.

1.2.3.      Berdasarkan kegunaan boiler :

-      Power Boiler

Tipe power boiler memiliki karakteristik : kegunaan utamanya sebagai penghasil steam sebagai pembangkit listrik, dan sisa steamdigunakan untuk menjalankan proses industri.

Cara kerja : steam yang dihasilkan boiler ini menggunakan tipe water tube boiler, hasil steam yang dihasilkan memiliki tekanan dan kapasitas yang besar, sehingga mampu memutar steam turbin dan menghasilkan listrik dari generator.

-      Industrial Boiler

Tipe industrial boiler memiliki karakteristik : kegunaan utamanya sebagai penghasil steam atau air panas untuk menjalankan proses industri dan sebagai tambahan pemanas.

Cara kerja : steam yang dihasilkan boiler ini dapat menggunakan tipe water tube atau fire tube boiler, hasil steam yang dihasilkan memiliki kapasitas yang besar dan tekanan yang sedang.

-      Commercial Boiler

Tipe commercial boiler memiliki karakteristik : kegunaan utamanya sebagai penghasil steam atau air panas sebagai pemanas dan sebagai tambahan untuk menjalankan proses operasi komersial.

Cara kerja : steam yang dihasilkan boiler ini dapat menggunakan tipe water tube atau fire tube boiler, hasil steam yang dihasilkan memiliki kapasitas yang besar dan tekanan yang rendah.

-      Residential Boiler

Tipe residential boiler memiliki karakteristik : kegunaan utamanya sebagai penghasil steam atau air panas tekanan rendah yang digunakan untuk perumahan.

Cara kerja : steam yang dihasilkan boiler ini menggunakan tipe fire tube boiler, hasil steam yang dihasilkan memiliki tekanan dan kapasitas yang rendah

-      Heat Recovery Boiler

Tipe heat recovery boiler memiliki karakteristik : kegunaan utamanya sebagai penghasil steam dari uap panas yang tidak terpakai. Hasilsteam ini digunakan untuk menjalankan proses industri.

Cara kerja : steam yang dihasilkan boiler ini menggunakan tipe water tube boiler atau fire tube boiler, hasil steam yang dihasilkan memiliki tekanan dan kapasitas yang besar.

Tabel 1.3. Keuntungan dan kerugian boiler berdasarkan kegunaan.

No.

Tipe Boiler

Keuntungan

Kerugian

1

Power Boiler

Dapat menghasilkan listrik dan sisa steam dapat menjalankan proses industri.

Konstruksi awal relatif mahal.

Steam yang dihasilkan memiliki tekanan tinggi

Perlu diperhatikan faktor safety.

2

Industrial Boiler

Penanganan boiler lebih mudah.

Steam yang dihasilkan memiliki tekanan rendah.

Konstruksi awal relatif murah.

3

Commercial Boiler

Penanganan boiler lebih mudah.

Steam yang dihasilkan memiliki tekanan rendah.

Konstruksi awal relatif murah.

4

Residential Boiler

Penanganan boiler lebih mudah.

Steam yang dihasilkan memiliki tekanan rendah.

Konstruksi awal relatif murah.

5

Heat Recovery Boiler

Penanganan boiler lebih mudah.

Steam yang dihasilkan memiliki tekanan rendah.

Konstruksi awal relatif murah.

1.2.4.      Berdasarkan konstruksi boiler :

-      Package Boiler

Tipe package boiler memiliki karakteristik : perakitan boiler dilakukan di pabrik pembuat, pengiriman langsung dalam bentuk boiler.

-      Site Erected Boiler

Tipe site erected boiler memiliki karakteristik : perakitan boiler dilakukan di tempat akan berdirinya boiler tersebut, pengiriman dilakukan per komponen.

Tabel 1.4. Keuntungan dan kerugian boiler berdasarkan konstruksi.

No.

Tipe Boiler

Keuntungan

Kerugian

1

Package Boiler

Mudah pengirimannya.

Terbatas tekanan dan kapasitas kerjanya.

Dibutuhkan waktu yang singkat untuk mengoprasikan setelah pengiriman.

Komponen-komponen boiler tergantung pada produsen boiler.

2

Site Erected Boiler

Tekanan dan kapasitas kerjanya dapat disesuaikan keinginan.

Sulit pengirimannya, memakan biaya yang mahal.

Komponen-komponen boiler dapat dipadukan dengan produsen lain.

Perlu waktu yang cukup lama setelah boiler berdiri, setelah proses pengiriman.

1.2.5.      Berdasarkan tekanan kerja boiler :

-      Low Pressure Boilers

Tipe low pressure boiler memiliki karakteristik : tipe ini memiliki tekanan steam operasi kurang dari 15 psig atau menghasilkan air panas dengan tekanan dibawah 160 psig atau temperatur dibawah 250 0F

-     High Pressure Boilers

Tipe high pressure boiler memiliki karakteristik : tipe ini memiliki tekanan steam operasi diatas 15 psig atau menghasilkan air panas dengan tekanan diatas 160 psig atau temperatur diatas 250 0F

Tabel 1.5. Keuntungan dan kerugian boiler berdasarkan tekanan kerja.

No.

Tipe Boiler

Keuntungan

Kerugian

1

Low Pressure

Tekanan rendah sehingga penanganannya tidak terlalu rumit

Tekanan yang dihasilkan rendah, tidak dapat membangkitkan listrik.

Area yang dibutuhkan tidak terlalu besar, dan biaya konstruksi tidak lebih mahal dari high pressure boiler

2

High Pressure

Tekanan yang dihasilkan tinggi sehingga dapat membangkitkan listrik dan sisanya dapat didaur ulang untuk mengoprasikan proses industri

Tekanan tinggi sehingga penanganannya perlu diperhatikan aspek keselamatannya.

Area yang dibutuhkan besar dan biaya konstruksi lebih mahal darilow pressure boiler

1.2.6.      Berdasarkan cara pembakaran bahan bakar :

-      Stoker Combustion

Tipe stoker combustion memiliki karakteristik : tipe ini memanfaatkan bahan bakar padat untuk melakukan pembakaran, bahan bakar padat dimasukkan kedalam ruang pembakaran melalui conveyor ataupun manual. Tipe ini memiliki sisa pembakaran yang harus diatangani berupa bottom ash atau fly ash yang dapat mencemari lingkungan.

-      Pulverized Coal

Cara kerja : proses ini menghancurkan batu bara dengan ball mill atau roller mill sehingga batu bara memiliki ukuran kurang dari 1 mm. kemudian batu bara berupa bubuk ini disemprotkan ke dalam ruang pembakaran.

-      Fluidized Coal

Cara kerja : proses ini menghancurkan batu bara dengan crusher, sehingga batu bara memiliki ukuran kurang dari 2 mm. Pada proses ini pembakaran dilakukan dalam lapisan pasir, batu bara akan langsung membara jika mengenai pasir.

-      Firing Combustion

Tipe firing memiliki karakteristik : tipe ini memanfaatkan bahan bakar cair, padat, dan gas untuk melakukan pembakaran, pemanasan yang terjadi lebih merata.

Cara kerja : bahan bakar cair digunakan sebagai preliminary firing fueldimasukkan kedalam ruang pembakaran melalui oil gun. Setelah tercapai temperatur yang sesuai, pembakaran diambil alih oleh coal nozzle atau gas nozzle.

Tabel 1.6. Keuntungan dan kerugian boiler berdasarkan pembakaran.

No.

Tipe Boiler

Keuntungan

Kerugian

1

Stoker Combustion

Konstruksinya relatif sederhana.

Limbah yang diproduksi pembakaran lebih banyak

Panas yang dihasilkan kurang merata jika tidak ada komponen pendukung.

Effisiensi relatif rendah

2

Pulverized

Efisiensi relatif tinggi

Konstruksinya rumit dan membutuhkan dana investasi yang mahal.

Proses pembakaran lebih merata pada tungku pembakaran.

3

Fluidized Bed

Efisiensi relatif tinggi

Konstruksinya rumit dan membutuhkan dana investasi yang mahal.

Suhu pembakaran tidak mencapai suhu 10000C sehingga tidak menimbulkan NOX

4

Firing

Limbah yang diproduksi pembakaran lebih sedikit

Konstruksi relatif rumit, perlu nozzle.

Panas yang dihasilkan lebih merata

Effisiensi relatif lebih baik

1.2.7.      Berdasarkan material penyusun boiler :

-      Steel

Tipe boiler dari bahan steel memiliki karakteristik : bahan baku utama boiler terbuat menggunakan steel pada daerah steam.

-      Cast Iron

Tipe boiler dari bahan cast iron memiliki karakteristik : bahan baku utama boiler terbuat menggunakan besi cor pada daerah steam.

Tabel 1.7. Keuntungan dan kerugian boiler berdasarkan material.

No.

Tipe Boiler

Keuntungan

Kerugian

1

Steel

Kuat dan tahan lama.

Biaya relatif mahal.

Dapat dialiri steamuntuk tekanan tinggi.

Konstruksi lebih rumit.

2

Cast Iron

Biaya relatif murah.

Rentan dan mudah rusak.

Konstruksi lebih sederhana.

Dapat dialiri steam untuk tekanan yang terbatas.

Boiler pada intinya adalah alat pemanas cairan (biasanya air) agar berada di atas titik didihnya sehingga ia menguap.
Untuk memanaskan nya ada beberapa tipe boiler
- Fire tube di mana api berada dalam tubing-tubing dengan cairan berada di luar.
- Water tube di mana sebaliknya, air berada dalam tubing dengan api berada di luar.
Bahan bakar minyak tanah atau solar di pompa dengan tekanan tinggi dan keluar dalam bentuk kabur pada ujung spuyer, di atas spuyer ada diode tegangan tinggi untuk memberikan api supaya minyak yg keluar terbakar, biasanya dibelakang boiler ada photo sel nutuk memonitor api sudah terbakar apa belum kalau tidak terbakar photo sel ini akan mematikan semua mesin bolier agar tidak terjadi semburan minyak yg tidak terbakar, dan sangat berbahaya .

Boiler umumnya terdiri dari :
-Ruang pembakaran : tempat bahan bakar dibakar
-Boiler drum : menampung air demineralized mengalirkannya ke tube dan menampung uap jenuh yang kembali.
-Economiser : water tube, posisinya paling jauh dari sumber panas, fungsinya memanaskan air dengan sisa panas agar efisiensi kalor baik.
-Evaporator : water tube yang fungsinya menguapkan air, posisinya biasanya di “tengah”
-Superheater : fungsinya memanaskan uap air menjadi superheated steam (uap panas lanjut)
-Turbin uap : fungsinya merubah energi panas menjadi energi gerak.
-Condenser : fungsinya merubah fasa uap menjadi air kembali
Urutan Proses :
1.Air demineralized (air tanpa kandungan mineral/air murni) dipompakan ke boiler dari condenser (kita bicara boiler turbin uap yg siklus airnya tertutup) dengan pompa melalui pipa economiser, di economiser , air menerima panas tapi belum menguap/msh fas air.<br>
2. Air tsb masuk ke boiler drum dan diteruskan ke seluruh water tube evaporator untuk dirubah fasanya menjadi uap jenuh (uap yg lo liat wkt ngerebus air) / (saturated steam) dan kembali lagi ke boiler drum.<br>
3. Uap di boiler drum dialirkan (uap melalui saluran diatas, sdgkan air dibawah) ke superheater tube yg berada paling dekat dgn sumber panas utk merubah uap jenuh menjadi uap panas lanjut (superheated steam)<br>
4.superheated steam kmdn dialirkan ke steam turbin untuk menggerakkan blade turbin.<br>
5. stelah melalui turbin temperatur uap menurun/begitu juga enthalpy nya, fasanya berubah kembali ke uap jenuh & mengalir ke condenser.<br>
6. di condenser fasanya dirubah kembali ke fasa cair dan kemudian dipompakan kembali ke boiler.dan siklusnya kembali spt semula

MENGENAL SENDI-SENDI & KLASIFIKASI ROBOT BERDASARKAN JIRA, RIA, DAN AFR

robot juga sama dengan manusia dalam hal gerak, yaitu membutuhkan sendi dalam menentukan gerakan, sendi-sendi pada robot akan menentukan besaran bukaan sendi dan juga arahnya. berikut ini adalah contoh

  1. Pada gambar robot berikut terdapat 6 sendi yang ditandai dengan angka 1 s/d 6, garis menunjukkan sumbu dari sendi tersebut.  menurut konvensi lama dan menurut konvensi baru berikut adalah nama-nama dari sendi sendi tersebut.

clip_image002

Jawab:

Sendi

Konvensi Lama

Konvensi Baru

Ꝋ1

Revolving/edar

Sendi revolusi

Ꝋ2

Rotational /Putar

Sendi Revolusi

Ꝋ3

Rotational /Putar

Sendi Revolusi

Ꝋ4

Rotational /Putar

Sendi Revolusi

Ꝋ5

Twisting/Pilin

Sendi Revolusi

Ꝋ6

Rotational/Putar

Sendi Revolusi

2. Sebutkan dan jelaskan penggolongan alat-alat di bawah ini dalam Klasifikasi Robot menurut Japanese Industrial Robot Association(JIRA), RIA, dan Association Francaise de Robotique(AFR)!

a) Robot HUBO

b) Crane

c) ASIMO

Jawab:

image

INTERNET PROTOCOL (IP) PADA JARINGAN KOMPUTER

INTERNET PROTOCOL (IP) PADA JARINGAN KOMPUTER

A. Pendahuluan

Internet Protocol dikembangkan pertama kali oleh Defense Advanced Research Projects Agency ( DARPA) pada tahun 1970 sebagai awal dari usaha untuk mengembangkan protokol yang dapat melakukan interkoneksi berbagai jaringan komputer yang terpisah, yang masing-masing jaringan tersebut menggunakan teknologi yang berbeda. Protokol utama yang dihasilkan proyek ini adalah Internet Protocol (IP). Riset yang sama dikembangkan pula yaitu beberapa protokol level tinggi yang didesain dapat bekerja dengan IP. Yang paling penting dari proyek tersebut adalah Transmission Control Protocol (TCP), dan semua grup protocol diganti dengan TCP/IP suite. Pertamakali TCP/IP diterapkan di ARPANET, dan mulai berkembang setelah Universitas California di Berkeley mulai menggunakan TCP/IP dengan sistem operasi UNIX. Selain Defense Advanced Research Projects Agency (DARPA) ini yang mengembangkan Internet Protocol, yang juga mengembangkan TCP/IP adalah Department of defense (DOD).

B. Pengalamatan IP

IP adalah standard protokol dengan nomer STD 5. Standar ini juga termasuk untuk ICMP, dan IGMP. Spesifikasi untuk IP dapat dilihat di RFC 791, 950, 919, dan 992 dengan update pada RFC 2474. IP juga termasuk dalam protokol internetworking.

Alamat IP merupakan representasi dari 32 bit bilangan unsigned biner. Ditampilkan dalam bentuk desimal dengan titik. Contoh 10.252.102.23

Alamat IP (IP Address)

Pengalamatan IP dapat di lihat di RFC 1166 – Internet Number. Untuk mengidentifikasi suatu host pada internet, maka tiap host diberi IP address, atau internet address. Apabila host tersebut tersambung dengan lebih dari 1 jaringan maka disebut multi-homed dimana memiliki 1 IP address untuk masing-masing interface. IP Address terdiri dari :

IP Address = <nomer network><nomer host>

Nomer network diatur oleh suatu badan yaitu Regional Internet Registries (RIR), yaitu :

  • American Registry for Internet Number (ARIN), bertanggung jawab untuk daerah Amerika Utara, Amerika Selatan, Karibia, dan bagian sahara dari Afrika
  • Reseaux IP Europeens (RIPE), bertanggung jawab untuk daerah Eropa, Timur Tengah dan bagian Afrika
  • Asia Pasific Network Information Center (APNIC), bertanggung jawab untuk daerah Asia Pasific

IP address merupakan 32 bit bilangan biner dimana bisa dituliskan dengan bilangan desimal dengan dibagi menjadi 4 kolom dan dipisahkan dengan titik.

Bilangan biner dari IP address 128.2.7.9 adalah :

10000000 00000010 00000111 00001001

Penggunaan IP address adalah unik, artinya tidak diperbolehkan menggunakan IP address yang sama dalam satu jaringan.

C. Pembagian Kelas Alamat IP (Class-based IP address)

Bit pertama dari alamat IP memberikan spesifikasi terhadap sisa alamat dari IP. Selain itu juga dapat memisahkan suatu alamat IP dari jaringan. Network. Alamat Network (network address) biasa disebut juga sebagai netID, sedangkan untuk alamat host (host address) biasa disebut juga sebagai hostID.

Ada 5 kelas pembagian IP address yaitu kelas A, kelas B, kelas C, kelas D, kelas E, perbedaan pada tiap kelas tersebut adalah pada ukuran dan jumlahnya. IP kelas A dipakai oleh sedikit jaringan namun jaringan ini  memiliki anggota yang besar, kelas C dipakai oleh banyak jaringan, namun anggota masing-masing jaringan sangat sedkit, dikelas D dan E didefinisikan, tetapi tidak digunakan untuk penggunaan normal, di kelas D diperuntukan bagi jaringan Multicast, kelas E untuk keperluan Eksperimental

clip_image002

Gambar .1 Pembagian Kelas pada IP

Dimana :

  • Kelas A : Menggunakan 7 bit alamat network dan 24 bit untuk alamat host. Dengan ini memungkinkan adanya 27-2 (126) jaringan dengan 224-2 (16777214) host, atau lebih dari 2 juta alamat.

· Kelas B : Menggunakan 14 bit alamat network dan 16 bit untuk alamat host. Dengan ini memungkinkan adanya 214-2 (16382) jaringan dengan 216-2 (65534) host, atau sekitar 1 juga alamat.

· Kelas C : Menggunakan 21 bit alamat network dan 8 bit untuk alamat host. Dengan ini memungkin adanya 221-2 (2097150) jaringan dengan 28-2 (254) host, atau sekitar setengah juta alamat.

· Kelas D : Alamat ini digunakan untuk multicast

· Kelas E : Digunakan untuk selanjutnya.

Kelas A digunakan untuk jaringan yang memiliki jumlah host yang sangat banyak. Sedangkan kelas C digunakan untuk jaringan kecil dengan jumlah host tidak sampai 254. sedangkan untuk jaringan dengan jumlah host lebih dari 254 harus menggunakan kelas B.

D. Alamat IP yang perlu diperhatikan
  • Alamat dengan semua bit = 0, digunakan untuk alamat jaringan (network address). Contoh 192.168.1.0
  • Alamat dengan semua bit = 1, digunakan untuk alamat broadcast (broadcast address). Contoh 192.168.1.255
  • Alamat loopback, alamat dengan IP 127.0.0.0 digunakan sebagai alamat loopback dari sistem lokal.

E. Internet Protocol Versi 4 (IPv4)

Pada awal perkembangan internet digunakan IPv4 yang penggunaanya masih dirasakan sampai sekarang. Alamat IPv4 merupakan sistem pengalamatan pada jaringan yang direpresentesikan dengan sederetan angaka berupa kombinasi 4 (empat) deret bilangan antara nol sampai dengan 255 (dua ratus lima puluh lima).

Pada awalnya IPv4 merupakan bilangan 32 bit yang terbagi menjadi empat segmen , sehingga masing-masing segmen memiliki sederet bilangan biner berjumlah delapan bit yang masing-masing segmen dipisahkan oleh tanda titik (.). Kemudian dari bilangan biner tersebut dikonversikan menggunakan bilangan desimal. Akan tetapi dari 32 bit tersebut tidak semuanya bisa digunakan diantaranya adalah alamat yang isinya hanya angka nol atau satu (0.0.0.0) karena alamat tersebut digunakan untuk jaringan yang tidak dikenal dan alamat yang merupakan kombinasi angka 255 semua (255.255.255.255), karena alamat tersebut digunakan sebagai alamat (Broadcast). Adapun format alamat IPv4 terdiri dari dua bagian, Network-ID (Net-ID merupakan bagian dari alamat IP yang berfungsi untuk menunjukkan jaringan tempat komputer berada) dan Host-ID {host-ID merupakan bagian dari alamat IP yang menunjukkan alamat lokal / komputernya (local, router)}.

F. Internet Protocol Versi 6 (IPv6)

Internet Protokol versi 6 (IPv6) terkadang disebut dengan nama Next Generation Internet Protocol merupakan protokol dari hasil pengembangan IPv4. penggunaan IPv6 kali pertama direkomendasikan pada tanggal 25 Juli di Toronto pada saat pertemuan Internet Engineering Task Force(IETF). Perancangan IPv6 dilatarbelakangi oleh keterbatasan pengalamatan pada IP versi sebelumnya yaitu IPv4 yang saat ini memiliki panjang 32 bit dan dirasa tidak dapat menangani seluruh pengguna internet dimasa depan akibat dari pertumbuhan jaringan khususnya internet. Menurut situs economist.com mengatakan bahwa saat ini pengunaan IPv4 di jaringan internet mendekati nilai 85% dan jika perkembangan ini terus berlanjut, akan menyebabkan persediaan IPv4 akan habis pada tahun 2011.

Untuk format penulisan IPv6, address sepanjang 128 bit dibagi ke dalam 8 bagian masing-masing bagian dikonversi ke 4-digit nomor heksadesimal dan dipisahkan denga tanda titik-dua( : ) untuk tiap bagian, sedangkan panjang prefix(0-12 dipisahkan dengan tanda( / ).

IPv6 memiliki beberapa fitur dibandingkan dengan IPv4. adapun fitur yang terdapat pada IPv6 adalah :

1. Otomatisasi berbagai setting,

2. Format header baru,

3. Ruang alamat IP yang besar ,

4. Dukungan keamanan yang built-in,

5. Dukungan QoS yang lebih baik,

6. Protokol baru (neighboring node),

7. Ekstensibilitas,

G. IP Subnet

Perkembangan internet yang semakin pesat, menyebabkan penggunaan IP semakin banyak, dan jumlah IP yang tersedia semakin lama semakin habis. Selain itu untuk pengaturan jaringan juga semakin besar karena jaringannya yang semakin besar. Untuk itu perlu dilakukan “pengecilan” jaringan yaitu dengan cara membuat subnet (subneting).

Sehingga bentuk dasar dari IP berubah dengan pertambahan subnetwork atau nomer subnet, menjadi

<nomer jaringan><nomer subnet><nomer host>

Jaringan bisa dibagi menjadi beberapa jaringan kecil dengan membagi IP address dengan pembaginya yang disebut sebagai subnetmask atau biasa disebut netmask. Netmask memiliki format sama seperti IP address.

Contoh penggunaan subnetmask :

· Dengan menggunakan subnetmask 255.255.255.0, artinya jaringan kita mempunyai 28-2 (254) jumlah host.

· Dengan menggunakan subnetmask 255.255.255.240, artinya pada kolom terakhir pada subnet tersebut 240 bila dirubah menjadi biner menjadi 11110000. Bit 0 menandakan jumlah host kita, yaitu 24-2 (14) host.

H. IP Addres
IP Address adalah alamat yang diberikan ke jaringan dan peralatan jaringan yang menggunakan protocol TCP/IP. IP Address terdiri dari 32 bit angka biner yang dapat dituliskan sebagai empat angka desimal yang dipisahkan oleh tanda titik seperti 192.16.10.1.

Oleh karena protocol IP adalah protocol yang paling banyak dipakai untuk meneruskan (routing) informasi didalam jaringan komputer satu dengan lain, maka kita harus benar-benar memahami IP address ini. Namun pengertian IP address dan subnetting sering agak membingungkan pemakai. Oleh sebab itu dalam disini akan diuraikan tahap demi tahap konsep IP address tersebut dengan harapan agar anda dapat mengerti cara penggunaan nya dengan baik.

IP Address terdiri dari 2 bagian yaitu network ID dan host ID, dimana network ID menentukan alamat dari jaringan dan host ID menentukan dari peralatan jaringan. Oleh karena itu IP address memberikan alamat lengkap dari suatu peralatan jaringan beserta alamat jaringan dimana peralatan itu berada. Ini sama ibaratnya dengan pemberian alamat rumah dimana tempat tinggal kita berada.

I. Netmask/SubNetmask

Untuk pengelompokan pengalamatan, selain nomor IP dikenal juga netmask atau subnetmask. Yang besarnya sama dengan nomor IP yaitu 32 bit. Ada tiga pengelompokan besar subnet mask yaitu dengan dikenal, yaitu 255.0.0.0 , 255.255.0.0 dan 255.0.0.0. Pada dunia jaringan, subnetmask tersebut dikelompokkan yang disebut class dikenal tiga classyaitu:
1. Class A, adalah semua nomor IP yang mempunyai subnetmask 255.0.0.0

2. Class B, adalah semua nomor IP yang mempunyai subnetmask 255.255.0.0

3. Class C, adalah semua nomor IP yang mempunyai subnetmask 255.255.255.0

Gabungan antara IP dan Netmask inilah pengalamatan komputer dipakai. Kedua hal ini tidak bisa lepas. Jadi penulisan biasanya sbb :

IP : 202.95.151.129

Netmask : 255.255.255.0

Daftar Pustaka

Fitriawan, Helmi. 2013 . Mengenal Protocol Internet (TCP/IP).

Ibrahim, Fauzy. 2013 . Pengertian dan fungsi dari subnet mask . dikutip dari laman daring : http://fauzyibrahim.blogspot.com/2013/11/pengertian-dan-fungsi-dari-subnet-mask.html pada 29 Sepetember 2016.

Pardede, Franz. 2008 .Perbandingan IP address v.4 dan v.6. Palembang: Universitas Sriwijaya

Sunday, 20 May 2018

INSTALASI PENANGKAL PETIR

INSTALASI PENANGKAL PETIR

“ Bangunan bertingkat à bahaya sambaran petir à Penangkal petir

“ Penangkal petir : dipasang pada bangunan min. 2 lantai (paling tinggi diantara sekitarnya, konstruksi bangunan yang menonjol : cerobong asap, antena TV, tiang bendera )

“ Instalasi terdiri dari :

- Alat penerima logam tembaga ( logam bulat panjang yang runcing ) atau penerima kawat mendatar.

- Kawat penyalur dari tembaga

- Pentanahan kawat penyalur sampai dengan pada bagian tanah yang basah, ukuran dari instalasi ditentukan berdasarkan daerah/bangunan yang dilindungi.

Strategi perlindungan bahaya petir

1. Franklin rod.

Terdiri dari komponen-komponen :

- Alat penerima logam tembaga ( logam bulat panjang runcing )

- Kawat penyalur dari tembaga

- Pertanahan kawat penyalur sampai pada bagian tanah basah.

- Sistem perlindungan dengan bentuk sudut ± 45 O.

clip_image001

45 O 45 O

“ Batang yang runcing ( bahan copper spit ) à dipasang paling atas à batang tembaga à elektroda yang ditanamkan.

“ Batang elektroda pentanahan dibuat bak kontrol à memudahkan pemeriksaan dan pengetesan.

“ Sistem ini cukup praktis dan biayanya murah à jangkauannya terbatas.

2. Sangkar Farady

Terdiri dari komponen :

- Alat penerima kawat mendatar

- Kawat dari tembaga

- Pertanahan kawat penyalur sampai pada bagian tanah yang basah.

Perlindungan bangunan à jarak antar kawat mendatar tidak melebihi 20 m pada titik-titik yang tertentu diberi ujung vertikal ½ M.

clip_image002

Sistem pemasangan dibuat memanjang sehingga jangkauannya lebih luas dari sistem Franklin à Biaya sedikit mahal, menggangu keindahan.

3. Radio Aktif

Terdiri dari komponen :

a. Elektrode

Udara disekeliling elektrode akan di ionisasi, akibat pancaran partikel alpa dari isotop ( americum 241 ). Elektrode akan terus menerus menciptakan arus ion ( Min. 10 8 ion/det. ).

b. Coaxial cabel

Untuk menghindari kerusakan benda-benda akibat muatan listrik petir yang menuju tanah maka coaxial cabel dibungkus pipa isolasi.

Metode tahanan langsung dari muatan listrik petir ke dalam tanah menyebabkan seluruh unit mempunyai potensial yang sama dengan bumi.

Sehingga benda-benda yang berada disekitar system akan aman.

c. Pentanahan

Perlu test lokasi geografis dari pentanahan à 5 ohm. Tahanan bumi max. Yang terbaik untuk system ini = 5 ohm.

clip_image003

Saat petir mengenai electroda maka muatan negatif akan menetralkan muatan.

Sistem à cocok untuk bangunan tinggi dan besar

Pemasangan tidak perlu dibuat karena sistem payung yang digunakan dapat melindunginya.

Bentangan cukup besar à satu bangunan cukup satu tempat penagkal petir

Cara pemasangan ketiga sistem adalah titik puncak/kepala dari alat penangkal petir dihubungkan dengan pipa tembaga menuju ke dasar tempat sebagai pentanahan yaitu pipa tembaga tersebut harus mencapai tanah berair. Oleh karena itu, tempat-tempat tesebut harus dibuat sedemikian rupa, sehingga tidak menggangu keindahan bangunan dan tetap berfungsi baik terhadap penanggulangan bahaya petir.

KAPASITOR SUPER (ULTRA CAPACITOR)

KAPASITOR SUPER (ULTRACAPACITOR)

Kapasitor menyimpan muatan listrik. Karena charge(muatan) itu disimpan secara fisik, tanpa perubahan kimia atau fase yang terjadi, proses ini sangat reversibel dan siklus discharge-charge dapat diulang lagi dan lagi, hampir tanpa batas.

clip_image001

Super Capacitor - 10F/2.5V

Electrochemical capacitors (ECs) dalam berbagai hal jika mengacu pada manufacturers in promotional literature disebut sebagai Super Capasitor juga disebut sebagai ultra capacitor  dan Electric double layer capacitors (EDLC) adalah kapasitor dengan nilai kapasitansi yang lebih besar daripada jenis lain yang tersedia saat ini kapasitor. Kapasitansi nilai mencapai hingga 400 farads dalam single standard case size yang tersedia.
Super Capacitor memiliki kerapatan tertinggi yang tersedia saat ini kapasitif dengan kerapatan tinggi sehingga kapasitor ini dapat digunakan untuk aplikasi, biasanya digunakan/disediakan untuk baterai. Super Capacitor yang tidak volumetrically eficient dan lebih mahal daripada baterai tetapi memiliki keuntungan lain ,melalui baterai membuat pilihan yang lebih baik dalam aplikasi yang memerlukan sejumlah besar penyimpanan energi untuk disimpan dan disampaikan dalam semburan berulang kali.

Keuntungan Super Capacitor yang paling signifikan memiliki kelebihan dari baterai adalah kemampuan mereka untuk diisi dan dipakai terus menerus tanpa "degrading" seperti baterai. Inilah sebabnya mengapa baterai dan kapasitor super yang digunakan dalam hubungannya dengan satu sama lain.

Super Capacitor akan memasok listrik ke sistem ketika ada lonjakan atau semburan energi karena kapasitor super dapat diisi dan dikosongkan dengan cepat sedangkan baterai dapat memasok energi massal karena mereka dapat menyimpan dan memberikan energi jumlah yang lebih besar selama jangka waktu yang lebih lambat dari waktu.

Konstruksi dari Super Capacitors

Apa yang membuat Super Capacitor yang berbeda dari jenis kapasitor lainnya adalah elektroda yang digunakan dalam kapasitor. Kapasitor super didasarkan pada karbon (nano tube) teknologi. Teknologi karbon yang digunakan dalam kapasitor menciptakan luas permukaan yang sangat besar dengan jarak pemisahan sangat kecil. Kapasitor terdiri dari dua elektroda logam yang dipisahkan oleh suatu bahan dielektrik. Dielektrik tidak hanya memisahkan elektroda, tetapi juga memiliki sifat listrik yang mempengaruhi kinerja kapasitor.

Super Capacitor tidak memiliki bahan dielektrik tradisional seperti keramik, film polimer atau aluminium oksida untuk memisahkan elektroda, melainkan memiliki  physical barrier yang terbuat dari karbon aktif bahwa ketika muatan listrik diterapkan pada materi medan listrik yang dihasilkan ganda yang bertindak seperti dielektrik, Ketebalan the electric double layer setipis molekul.

Luas permukaan dari lapisan karbon aktif sangat besar menghasilkan beberapa ribu meter persegi per gram. Ini area permukaan besar memungkinkan untuk penyerapan sejumlah besar ion. The charging/discharging terjadi pada lapisan penyerapan ion terbentuk pada elektroda karbon aktif.

clip_image003

Elektroda serat karbon aktif diresapi dengan elektrolit di mana muatan positif dan negatif yang terbentuk antara elektroda dan impregnant tersebut. The electric double layer (lapisan ganda listrik) terbentuk menjadi isolator sampai tegangan cukup besar diterapkan dan saat ini mulai mengalir. Besarnya tegangan di mana muatan mulai mengalir adalah di mana elektrolit mulai rusak. Ini disebut decomposition voltage (tegangan dekomposisi).

Lapisan ganda terbentuk pada permukaan karbon aktif dapat digambarkan sebagai serangkaian sirkuit RC paralel. Seperti ditunjukkan di bawah kapasitor terdiri dari serangkaian sirkuit RC di mana R1, R2 ... Rn adalah resistensi internal dan C1, C2 ..., Cn adalah kapasitansi elektrostatik dari karbon aktif.

clip_image005
Jumlah arus yang dibutuhkan untuk mengisi kapasitor ditentukan oleh persamaan berikut:
In= (V/Rn) exp (-t/ (Cn*Rn))

Super Capacitor adalah double layer capacitor (kapasitor lapisan ganda), energi disimpan oleh transfer muatan pada perbatasan antara elektroda dan elektrolit. Jumlah energi yang tersimpan adalah fungsi dari elektroda yang tersedia dan permukaan elektrolit, ukuran ion, dan tingkat the electrolyte decomposition voltage (tegangan dekomposisi elektrolit). Super capacitor tersusun dari dua elektroda, separator dan elektrolit.

Dua elektroda, terbuat dari karbon aktif menyediakan area bagian permukaan yang tinggi, sehingga dapat mengetahui kerapatan energi dari komponen. Pada elektroda, kolektor arus dengan a high conducting part antarmuka antara elektroda dan koneksi dari Super Capacitor. Kedua elektroda dipisahkan oleh sebuah membran, yang memungkinkan mobilitas ion bermuatan dan tanpa ada kontak elektronik.Suplai elektrolit  dan konduksi ion dari satu elektroda ke yang lain.

clip_image006

Perbandingan diagram pembangunan tiga kapasitor. Kiri: "normal" kapasitor, tengah: elektrolitik, kanan: listrik double-layer kapasitorBiasanya kapasitor super dibagi menjadi dua jenis:

1. Double-layer kapasitor dan

2. Electrochemical capacitors

Yang pertama tergantung pada mekanisme lapisan ganda, yang merupakan hasil pemisahan biaya pada antarmuka antara permukaan elektroda karbon aktif atau serat karbon dan larutan elektrolit. Kapasitansi adalah sebanding dengan luas permukaan spesifik dari bahan elektroda. Yang terakhir ini tergantung pada reaksi fast faraday redox..

The electrochemical capacitors termasuk kapasitor oksida logam super dan polimer konduktif  super capacitors . Mereka semua memanfaatkan reaksi  the high reversible redox  yang terjadi pada permukaan elektroda atau di dalamnya untuk menghasilkan kapasitansi terkait dengan potensi elektroda. Kapasitansi dari mereka terutama tergantung pada pemanfaatan bahan aktif elektroda.
Tegangan kerja electrochemical capacitors biasanya lebih rendah dari 3 V. Berdasarkan tegangan kerja yang tinggi dari kapasitor elektrolit, hibrida  super-capacitors  menggabungkan anoda kapasitor elektrolitik dengan katoda dari  electrochemical capacitors, sehingga memiliki fitur terbaik dengan spesifik yang tinggi kapasitansi dan kepadatan energi yang tinggi dari  electrochemical capacitors. Kapasitor dapat bekerja pada tegangan tinggi tanpa menghubungkan banyak sel dalam seri, Parameter yang paling penting dari sebuah  super capacitors termasuk kapasitansi (C), ESR dan EPR (yang juga disebut resistensi kebocoran).

Daftar Pustaka

Arief Rahman,Imam. 2013 . “Apa itu super capacitor?” . dikutip dari laman online http://imamariefrahman.blogspot.co.id/2013/02/apa-itu-super-capacitor.html

SOAL CERDAS CERMAT AGAMA TINGKAT MADRASAH /TPA/ MA / SD BABAK FINAL

CERDAS CERMAT AGAMA TINGKAT MADRASAH/TPA

BERSAMA KKN UAD PERIODE 61

PAKET P-X

1. Apakah yang dimaksud dengan Assabiqunal Awwalun?

Jawab : Orang-orang yang pertama kali beriman memeluk Islam

2. Para Nabi atau Rasul yang memiliki tingkat kesabaran dan keuletan dalam melaksanakan dakwah di tengah-tengah kaum yang menentang keras terhadap dakwahnya, disebut dengan ? 
Jawab : Ulul Azmi

3. Berapa kali kah takbir yang disunnahkan pada rakaat kedua dalam shalat ied? 
Jawab : 5 kali

4. Najis Mukhaffafah adalah najis tipe najis yang...

Jawab: Ringan

5. Kitab Allah yang diturunkan kepada Nabi Isa As.

Jawab : Injil

6. Duduk di antara dua sujud dalam shalat disebut duduk ……………

Jawab : Iftirasy

7. Berapakah jumlah ayat dalam surat al-Falaq ………………….

Jawab : 5 Ayat

8. Siapakah putri Nabi Muhammad yang dinikahi Ali bin Abi Thalib? 
Jawab : Fatimah Az Zahra

9. Berbuat sesuatu semata-mata hanya karena Allah dinamakan ……

Jawab: ikhlas

10. Al Quran sering juga disebut Al Huda yang berarti ……

Jawab : petunjuk

CERDAS CERMAT AGAMA TINGKAT MADRASAH/TPA

BERSAMA KKN UAD PERIODE 61

PAKET P-Y

1. Nabi yang mendapat julukan Bapak para Nabi adalah Nabi ……

Jawab : Ibrahim as

2. Seruan atau panggilan sebagai ajakan menunaikan ibadah shalat disebut ……

Jawab: adzan

3. Salah satu sifat para nabi dan rasul adalah Fatonah yang berart.?

Jawab : bijaksana/cerdas

4. Alhamdulillahi Rabbil ‘alamin disebut bacaan ……

Jawab: tahmid/hamdalah

5. Gelar ulul azmi adalah gelar yang diberikan kepada nabi-nabi allah yang...

Jawab : Nabi-nabi yang memiliki ketabahan luar biasa

6. Nama lain hari kiamat adalah yaumul jaza’ yang berarti ……

Jawab: hari pembalasan

7. Subhanallah disebut bacaan……

Jawab: tasbih

8. Masjid yang pertama kali dibangun oleh Nabi Muhammad dinamakan ……

Jawab: masjid quba’

9. Masjid yang sangat terkenal di Aceh dan tetap kokoh sewaktu diterpa tsunami bermana ……

Jawab: masjid baiturrahman

10. Doa yang dibaca setelah takbiratul ihram dalam shalat disebut ……

Jawab : doa iftitah

CERDAS CERMAT AGAMA TINGKAT MADRASAH/TPA

BERSAMA KKN UAD PERIODE 61

PAKET P-Z

1. Tujuan dari ibadah puasa ialah menahan hawan nafsu sehingga menjadi orang yang ……

Jawab: bertakwa/muttaqin

2. Kitab suci yang diturunkan kepada nabi Daud alaihissalam disebut ……

Jawab: zabur

3. Orang yang membayar zakat disebut ……

Jawab: muzakki

4. Surat terpanjang dalam Al Quran adalah ……

Jawab: Al Baqarah

5. Salah satu nama Allah adalah Al Khaliq yang berarti ……

Jawab: maha menciptakan/pencipta

6. Allahu akbar disebut bacaan ……

Jawab : takbir

7. Masjid terbesar di Indonesia yang terletak di Jakarta bernama …

Jawab : masjid istiqlal

8. Orang yang menerima zakat disebut ……

Jawab: mustahiq

9. Surat yang sering juga disebut ummul kitab adalah ……

Jawab: al fatihah

10. Dalam kondisi tidak ada air, atau keadaan sakit dibolehkan bersuci dengan debu yang disebut ……

Jawab: tayamum

CONTOH SOAL CERDAS CERMAT AGAMA TINGKAT MADRASAH / TPA /SD

CONTOH CERDAS CERMAT AGAMA TINGKAT MADRASAH/TPA/SD BESERTA JAWABANNYA

BERSAMA KKN UAD PERIODE 61

PAKET P-A

1. Surat ini menceritakan tentang, seruan untuk berlindung kepada allah dari kejahatan syaitan yang bersembunyi, yang membisikkan dedalam dada manusia, dari golongan jin dan manusia, dalam juzz amma surah ini terkandung dalam surah...?

Jawab : An-Nas

2. Allah adalah raja dari segala raja yang ada diseluruh alam semesta, dalam asmaul husna allah disebut dengan sebutan....

Jawab : Al-Malik = maha raja

3. Lanjutkan bacaan setelah ayat berikut, “Maa aghnaa anhu maaluhuu wamaa kasabb”...?

Jawab : Sayashlaa naaraannzaa talahab

4. Allah memiliki sifat qidam yang artinya.....?

Jawab : Dahulu / Awal

5. Orang yang sangat miskin serta tidak memiliki harta kekayaan berhak menerima zakat, golongan tersebut masuk kedalam golongan....

Jawab : Fakir

6. Dikenal sebagai malaikat yang menyampaikan wahyu kepada nabi dan rasul allah, siapkah nama malaikat tersebut...

Jawab : Malaikat Jibril

7. Perhatikan ayat berikut, “Allahushomad”, potongan ayat tersebut terdapat dalam surah..?

Jawab: Al-Iklash

8. Sholat yang dikerjakan ketika awal masuk masjid, dikenal dengan sholat sunah....

Jawab : tahiyatul masjid

9. Puasa yang dilaksanakan karena telah berjanji sebelumnya, apa bila keinginannya terkabul maka wajib untuk membayarnya, atau dikenal dengan puasa...

Jawab : Puasa Nazar

10. Hukum bacaan apabila nun mati bertemu dengan huruf “kaf” adalah...

Jawab : Ikhfa

CERDAS CERMAT AGAMA TINGKAT MADRASAH/TPA

BERSAMA KKN UAD PERIODE 61

PAKET P-B

1. Surah ini menceritakan tentang seruan berlindung kepada allah yang menguasai subuh dari kejahatan mahluknya, dan dari kejahatan malam apa bila gelap gulita, serta dari kejatahatan penyihir yang meniupkan buhul-buhul, dalam juzz amma surah ini terkandung pada surah...?

Jawab : Al-Falaq

2. Allah adalah maha pencipta segala yang ada dialam semesta, dalam asmaul husna disebut dengan ....

Jawab : Al-Kholik

3. Lanjutkan bacaan setelah ayat berikut, “Allahushomad”..?

Jawab : Lam yalid walam yuulad

4. Malaikat yang bertugas memberikan rezeki kepada mahluk allah adalah malaikat.....

Jawab : Mikail

5. Orang yang penghasilannya tidak mencukupi untuk kebutuhan utama hidupnya, termasuk golongan yang berhak menerima zakat yaitu dari golongan....?

Jawab : Golongan Miskin

6. Hukum bacaan apabila nun mati bertemu dengan huruf “Ya” adalah...?

Jawab : Id-gham Bi-gunnah

7. Sholat sunnah yang selalu dikerjaan dengan jumlah rokaat ganjil di kenal dengan sholat sunnah...?

Jawab : Sholat Witir

8. Perhatikan ayat berikut, “Maa aghnaa anhu maaluhuu wamaa kasabb” Terdapat dalam surat apakah potongan ayat tersebut?

Jawab: Surah AL-Lahab

9. Allah melihat segala sesuatu apa yang terjadi di alam semesta, karena allah memiliki sifat wajib yaitu...

Jawab : Basar

10. Hukum melaksanakan puasa sepanjang hari adalah...

Jawab : Haram

CERDAS CERMAT AGAMA TINGKAT MADRASAH/TPA

BERSAMA KKN UAD PERIODE 61

PAKET P-C

1. Surah ini menjelaskan bahwa allah itu tuhan yang maha esa, allah tidak beranak dan tidak pula diperanakkan, dalam juzz amma surah ini terkandung dalam surah...?

Jawab : AL-ikhlash

2. Allah adalah tuhan yang maha pengampun segala dosa, karena allah memiliki sebutan dalam asmaul husna yaitu...

Jawab : Al-Ghoffar

3. Lanjutkan bacaan setelah ayat berikut, “falyagbudu robba haazaal bay it”....?

Jawab : Allazi ath’amahumm minjuu iwwa aamanahumm min khoww uf

4. Perhatikan ayat berikut, “fawaylul lilmusholliin”, terdapat dalam surah apakah potongan surah tersebut..?

Jawab : Al-Maun

5. Allah mendengar segala sesuatu apa yang terjadi di alam semesta, karena allah memiliki sifat wajib yaitu...

Jawab : Sama’

6. Hukum mengerjakan puasa pada hari senin dan kamis adalah ......

Jawab : Sunnah

7. Sholat sunnah yang hanya dikerjakan selama malam bulan ramadhan adalah...

Jawab : Sholat Tarawih

8. Hamba sahaya ataupun budak termasuk golongan yang berhak menerima zakat karena masuk kedalam golongan ....

Jawab: Riqab

9. Malaikat yang bertugas meniup sangkakala ketika hari akhir adalah malaikat...

Jawab : Malaikat Israfil

10. Hukum bacaan ketika huruf nun mati bertemu dengan huruf “Ra” Adalah...

Jawab : Id-gham Bila-Ghunnah

CERDAS CERMAT AGAMA TINGKAT MADRASAH/TPA

BERSAMA KKN UAD PERIODE 61

PAKET P-D

1. surah ini menceritakan tentang abu lahab dan istrinya yang sering melakukan fitnah, dan kelak dia akan masuk kedalam api yang bergejolak, kutipan cerita tersebut dijelakan dalam juzz amma pada surah...

Jawab : Al – Lahab

2. Allah adalah tuhan yang maha mengetahui segala hal, dalam asmaul husan allah disebut dengan ..?

Jawab : Al-Alim

3. Lanjutkan bacaan setelah ayat berikut, “fawaylul lilmusholliin”..?

Jawab : Allaziina hum an sholaatihim saahuun

4. Perhatikan ayat berikut, “falyagbudu robba haazaal bay it” terdapat dalam surah apakah potongan surah tersebu....?

Jawab: Surah Quraisy

5. Hukum bacaan alquran apabila nun mati bertemu dengan huruf lam adalah..

Jawab : Id-gham Bila-Ghunnah

6. Hukum mengerjakan puasa ramadhan adalah....

Jawab : Wajib

7. Apakah hukum mengerjakan sholat jenazah....

Jawab : Fardu Kifayah

8. Orang yang baru masuk islam merupakan salah satu golongan yang berhak menerima zakat atau dikenal dengan golongan....

Jawab : Golongan Muallaf

9. Malaikat yang bertugas mengambil nyawa seseorang ketika sudah menjadi ketentuannya adalah tugas dari malaikat...

Jawab : Izrail

10. Allah memiliki sifat wajib kalam yang artinya....

Jawab : Berbicara / berfirman

CERDAS CERMAT AGAMA TINGKAT MADRASAH/TPA

BERSAMA KKN UAD PERIODE 61

PAKET P-E

1. Surah ini berisi larangan untuk bertoleransi dalam keimanan dan peribadatan terhadap orang kafir, kita tidak boleh menyembah apa yang orang kafir sembah begitu juga sebaliknya, “ untukku agamaku, untukmu agamamu” dalam juzz ama surah ini terkandung dalam surah ?

Jawab : surah Al-Kafirun

2. Allah adalah tuhan yang maha penyayang yang disebut didalam asmaul husna dengan sebutan....?

Jawab : Ar-rahim

3. Lanjutkan bacaan setelah ayat berikut, “fasholli lirabbika wanhar” ..?

Jawab : innasyaa niaka huwal ab’tar

4. Perhatikan ayat berikut, “laa agbudu maa tagbuduun” terdapat dalam surah apakah potongan ayat tersebut...?

Jawab : Al -Kafirun

5. Hukum bacaan alquran apabila nun mati bertemu dengan huruf “ Ba” adalah...

Jawab : Iqlab

6. Orang yang memiliki banyak hutang termasuk golongan yang berhak menerima zakat, atau dikenal dengan golongan...

Jawab : Gharim

7. Hukum melaksankan sholat idul fitri adalah....

Jawab : Sunnah Muakkad

8. Hukum melaksanakan puasa nazar adalah...

Jawab : Wajib

9. Allah memiliki sifat wujud yang artinya...

Jawab: Ada

10. Malaikat yang bertugas menanyakan perkara kepada manusia yang telah meninggal dialam kubur adalah malaikat....

Jawab : Munkar & nakir

CERDAS CERMAT AGAMA TINGKAT MADRASAH/TPA

BERSAMA KKN UAD PERIODE 61

PAKET P-F

1. surah ini menceritakan tentang perintah sholat dan juga perintah zakat “ maka laksanakanlah sholat karena tuhanmu dan berzakatlah” dalam juzz amma terkandung dalam surah...?

Jawab : Al-Kautsar

2. Allah adalah tuhan yang maha pengasih terhadap segala mahluknya, dalam asmaul husna allah disebut dengan..?

Jawab : Ar-rohiman

3. Lanjutkan bacaan setelah ayat berikut, “laa agbudu maa tagbuduun”...?

Jawab : walaa antum aabiduuna maa agbud

4. Perhatikan ayat berikut, “fasholli lirabbika wanhar” terdapat dalam surah apakah potongan ayat tersebut..?

Jawab : Surah Al-Kautsar

5. Malaikat yang bertanggung jawab mencatat segala amal baik adalah....

Jawab : Raqib

6. Hukum bacaan alquran apabila tanwin bertemu dengan huruf “ba” adalah....

Jawab: Iqlab

7. Allah memiliki sifat wajib yakni baqa yang artinya....

Jawab : Kekal

8. Shalat sunnah untuk meminta petunjuk Allah SWT saat ragu menentukan pilihan, dikenal dengan sholat....

Jawab: Shalat Istikharah

9. Para musafir atau para pelajar yang mencari ilmu dirantauan merupakan salah satu golongan yang berhak menerima zakat, yaitu golongan....

Jawab : Ibnu sabil

10. Hukum mengerjakan puasa arafah adalah.....

Jawab: Sunnah

CERDAS CERMAT AGAMA TINGKAT MADRASAH/TPA

BERSAMA KKN UAD PERIODE 61

PAKET P-G

1. surah ini berisi penjelasan tentang orang orang yang mendustakan agama, yaitu mereka yang menghardik anak yatim, membiarkan fakir miskin, dan orang yang melalaikan shalatnya, dalam juzz amma penjelasan ini terkandung dalam surah...?

Jawab : Al-Maun

2. Allah adalah dzat yang maha suci, dalam asmaul husna disebut sebagai...

Jawab : Al-Quddus

3. Lanjutkan bacaan setelah ayat berikut, “malikinnas”..?

Jawab : ilaahinnas

4. Perhatikan ayat berikut, “izaajaa anashrullahi walfath”, terdapat dalam surah apakah potongan ayat tersebut...?

Jawab: Surah AN-Nashr

5. Orang-orang yang berjuang dijalan allah berhak mendapatkan zakat, golongan ini dikenal dengan golongan...

Jawab: Fisabilillah

6. Mukhalafatuhu lilhawadith, merupakan salah satu sifat allah yang artinya....

Jawab : Berbeda dengan mahluk ciptaannya

7. Malaikat yang memiliki tanggungjawab untuk mencatat segala perbuatan buruk / jahat manusia ketika hidup adalah malaikat...?

Jawab : Atid

8. Sholat yang dikerjakan untuk meminta hujan kepada allah, dikenal dengan sholat....

Jawab: Sholat istisqa

9. Hukum melaksanakan puasa pada hari tasyrik adalah...

Jawab: diharamkan

10. Hukum bacaan alquran apabila tanwin bertemu huruf mim adalah...

Jawab: Id-gham Bi-ghunnah

CERDAS CERMAT AGAMA TINGKAT MADRASAH/TPA

BERSAMA KKN UAD PERIODE 61

PAKET P-H

1. dalam surah ini allah bersumpah atas nama waktu, bahwa sesungguhnya manusia dalam kerugian, kecuali orang beriman yang selalu mengerjakan kebaikan. Kandungan surah tersebut terdapat dalam surah...?

Jawab : Al-Ashr

2. Allah adalah tuhan yang maha esa, dalam asmaul husna disebut dengan ...?

Jawab: Al-Ahad/Al-Wahid

3. Lanjutkan bacaan setelah ayat berikut, “minsyarrimaa kholaq’”...?

Jawab : wamin syarri khoosiqinn izaawaqob

4. Hukum bacaan alquran apabila nun mati bertemu dengan huruf nun adalah...

Jawab: Id-gham Bi-ghunnah

5. Hukum mengerjakan puasa arafah adalah....

Jawab : Sunnah

6. Perhatikan ayat berikut, “malikinnas”, terdapat dalam surat apakah potongan ayat tersebut...?

Jawab : Surah An-Nas

7. Sholat sunnah yang dikerjakan mengiringi sholat fardu yaitu ada pada sebelum dan sesudah sholat fardu dikenal dengan sholat...?

Jawab: Rawatib

8. Malaikat yang bertugas menjaga pintu neraka adalah malaikat.....

Jawab : Malik

9. Hukum melaksanakan ibadah puasa ramadhan adalah.....

Jawab : Wajib

10. Panitia penerima dan pengelola zakat juga termasuk golongan yang berhak menerima zakat, atau dikenal dengan istilah....

Jawab: Amil Zakat

CERDAS CERMAT AGAMA TINGKAT MADRASAH/TPA

BERSAMA KKN UAD PERIODE 61

PAKET P-I

1. surah ini menceritakan tentang pasukan bergajah yang hendak menghancurkan ka’bah, kemudian allah mengirimkan burung ababil untuk menghancurkan pasukan bergajah, dalam juzz amma kisah tersebut terkandung dalam surah....?

Jawab : Al-Fil

2. Allah adalah tuhan yang maha kuasa, dalam asmaul husna dikenal dengan sebutan...?

Jawab : Al-Qodir

3. Lanjutkan bacaan setelah ayat berikut, “izaajaa anashrullahi walfath”...?

Jawab : wara aitannaasa yadd khuluu na fiidiinillaahi afwaajaa

4. Hukum menjalankan puasa nazar adalah...

Jawab : Wajib

5. Panitia penerima dan pengelola zakat juga termasuk golongan yang berhak menerima zakat, atau dikenal dengan istilah....

Jawab: Amil Zakat

6. Perhatikan ayat berikut, “minsyarrimaa kholaq’”, terdapat dalam surah apakah potongan ayat tersebut?

Jawab : Surah Al-Falaq

7. Allah swt memiliki sifat wahdaniyah yang artinya...?

Jawab : Tunggal / Esa

8. Malaikat yang bertugas menjaga pintu surga adalah malaikat....?

Jawab: Malaikat Ridwan

9. Hukum bacaan alquran apabila huruf nun mati bertemu huruf “waw” adalah....

Jawab: Id-gham Bi-ghunnah

10. Sholat sunnah yang dikerjakan ketika awal memasuki masjid disebut dengan sholat....?

Jawab : Tahiyatul masjid

DASAR-DASAR PLC: MEMBUAT HMI CX-DESIGNER PROGRAM HOLDING RELAY

1. Membuat Program di CX-Designer

1. Buka lembar baru CX-Designer

2. ubah warna background screen page dengan cara, klik kanan kemudian pilih Screen/Sheet Property lalu pilih Background/other. Pilih warna putih lalu klik OK.

image

Gambar 1.24 Mengubah background

2. Masukkan push button, label dan juga bit lamp dengan cara mengklik, kemudian memindahkan ke lembar kerja, sehingga tampilannya akan menjadi seperti berikut.

image

Gambar 1.25 Menambahkan Functional Object

3. Ubahlah label dengan cara klik double pada label, kemudian pilih label, ganti tulisan label menjadi Lampu, dan Saklar.

image

Gambar 1.26 Mengedit label

4. Klik double pada Push Button, kemudian pada bagian Write Address, Klik Set 1, aturlah Area = CIO:Common I/O, Word =0, Bit=0.

image

Gambar 1.27 Mengubah setting alamat

5. Klik double pada Bit Lamp, kemudian pada bagian Write Address, Klik Set 1, aturlah Area = CIO:Common I/O, Word =100, Bit=0.

6. Lakukan proses simulasi dengan cara mengkomunikasikan CX-Designer dan CX-Programmer (Lihat kembali CARA SIMULASI CX-DESIGNER DAN CX-PROGRAMMER)

3. Percobaan 3: Menjalankan Program di PLC dan PC

1. Siapkan Analog trainer, LED, button dan juga kabel jumper. Rangkai seperti pada wiring berikut.

image

Gambar 1.28 Wiring percobaan 3

2. Hubungkan kabel USB serta kabel RS232 antara PC dan PLC, lakukan proses transfer program percobaan1 dari PC ke PLC di CX-Programmer (lihat kembali dasar teori).

3. Lakukan proses Komunikasi antara CX-Designer dan PLC (lihat kembali dasar teori).

http://www.resepkuekeringku.com/2014/11/resep-donat-empuk-ala-dunkin-donut.html http://www.resepkuekeringku.com/2015/03/resep-kue-cubit-coklat-enak-dan-sederhana.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/10/resep-donat-kentang-empuk-lembut-dan-enak.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/07/resep-es-krim-goreng-coklat-kriuk-mudah-dan-sederhana-dengan-saus-strawberry.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/06/resep-kue-es-krim-goreng-enak-dan-mudah.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/09/resep-bolu-karamel-panggang-sarang-semut-lembut.html